. . . (sebuah jawaban)
Hmm….hampa..kosong?? empty?? means without sense or purpose??…bagiku mungkin bukan hampa,kosong,empty atau apalah..yang ku rasa adalah jauh…tapi tidak terlalu jauh…dekat juga tidak terlalu dekat… aku masih selalu ingat pada NYA.**
Waktu..ya waktu untuk sedikit lebih lama bersimpuh dan memanjatkan doa atau sekedar berkeluh kesah pada NYA menjadi lebih singkat..
Pulang kerja..sampai rumah tepat maghrib atau lebih..sebentar menghela nafas..segera dirikan sholat…sebentar sekali bersimpuh..lalu beranjak siap isi perut..perut terisi..kenyang terasa…kantuk melanda…segera dirikan isya’..untuk kemudian berangkat ke dunia mimpi…
Tengah malam..kadang terbangun…bukan..bukan untuk ‘menautkan diri pada NYA’..lebih pada karena ‘kantung kemih yg sudah penuh’..untuk kemudian kembali merebahkan diri mengukir mimpi….
ah, diri …
**Setiap saat….entah dalam perjalanan berangkat/pulang kerja..atau nyetrika bahkan…atau dalam terdiamku…ku ‘menguntai kalimat’ pada NYA.. Semoga IA mau mendengar walau ku tdk dalam posisi bersimpuh.





hehehe…enjoy it..
jadi inget dulu juga suka pa keukeuh2 sama nenek… ya soal apa yang baru or sudah diucapin..entah itu salah tangkap..atau ada satu kata yg hilang dalam kalimat..jadinya salah terima. Saat itu juga terlintas pengen beli voice recorder..hihihihi..
]











