Berita Hari Ini

March 14, 2007

Bandung, 14 Maret 2007 

Lidah memang tak bertulang, pepatah ini mungkin pas untuk mengambarkan kelancangan dalam berbicara tetapi seandainya kata-kata yang tak senonoh keluar melalui chating??? Entahlah tapi yang pasti seharusnya dalam berbahasa kita memang dituntut untuk berlaku sopan.

Seperti halnya dalam kasus yang baru terjadi, sebut saja ED seorang korban dari kata-kata tak senonoh melalui media chating, Awalnya ED tidak menyangka ketika ada yang nge Buzz ngajak chating karena memang id yang dipakai adalah id dari teman yang biasa berchating ria dengannya. Tapi gaya bahasa yang muncul mulai mencurigakan ED dan tentu saja ED menanyakan identitas yang sebenarnya dari teman chatingnya itu kecurigaan ED semakin meningkat karena teman yang biasa diajak chatingnya itu sudah keluar dari kantornya minggu kemarin. Sampai akhirnya yang berchating dengan ED mengeluarkan kata-kata tak senonoh, ED baru menyadari dengan pasti bahwa yang chating dengannya bukanlah temannya.

Merasa diperlakukan tidak hormat ED kemudian melaporkan kejadian tersebut ke petugas Helpdesk, sebut saja petugas tersebut Shinici Kudo "detective" yang langsung melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut, alhasil Shinici mengetahui pelakunya yang merupakan Mahasiswa PKL dari Kampus terkenal. Dan sang detective langsung mengontak yang bertanggung jawab untuk memperingatkan mahasiswa "kurang ajar" tersebut.

Kasus tersebut diceritakan kembali oleh Shinici ke temannya, wildan-san sesama petugas Helpdesk, yang langsung memancing emosi wildan-san dan kemudian turun langsung untuk menegur tersangka. Dengan muka merah tersangka pun meminta maaf tetapi atas kejadian tersebut alat chatingnya terpaksa di remove agar tidak digunakan kembali untuk berkata tak senonoh.. 

Case Closed 

NB: cik atuh euy, lamun rek chating kotor mah tong didieu… 

Disaat Rasa Lelah mengejarmu Menghampiri

February 22, 2007

so tell that someone that you love
just what you’re thinking of
if tomorow never comes 

Sebuah lirik diatas membuatku ingin menulis apa yang aku rasakan kini, walaupun aku sadar di saat kau baca tulisan ini aku harus segera melupakan semua dari tulisan ini.

Karena memang semua nya ga mungkin.

Ku hanya ingin menuliskan…
Bahwa sebenarnya ada perasaan yang lain di hatiku, tapi apakah itu cinta atau perasaan sesaat aku pun ga tahu. tapi seandainya perasaan ingin memiliki, ingin berbagi dan ingin melewatkan semua waktu bersama itu cinta…

Yach aku cinta kamu.

Betapa aku mengagumimu dan betapa bayangan mu selalu hadir menemani hari-hariku, terkadang hati ini slalu bertanya mengapa dirimu selalu terlintas di benakku, Dan seandainya kau tahu bahwa…

Aku selalu merindukanmu.

Tapi satu yang pasti selama kau tak bosan menjadi sahabatku
kau akan menjadi sahabatku
karena dirimu adalah sahabatku yang paling baik 

ps.
Secarik kertas yang ditemukan dalam sebuah kenangan.

–2005, email, disaat rasa lelah mengejarmu menghampiri dan hampir saja aku menyerah… –

Satu Yang Selalu “Hangat” Dibicarakan

February 20, 2007

Menjelang malam disaat pulang kerja, istriku bercerita tentang satu topik obrolan yang lumayan "hangat" yang terjadi disaat istriku sedang makan siang. Poligami, satu topik yang selalu ramai dan menarik untuk menjadi bahan obrolan. Tapi jujur saja saya secara pribadi takut lidah ini salah berucap seandainya ada yang mengajak berbicara tentang satu topik ini karena bagaimanapun juga topik yang satu ini lumayan "panas" dan bsa memancing perdebatan tanpa akhir.

Istriku inilah pendapatku tentang poligami :

Yang pertama :
Poligami itu hukumnya boleh, bukan wajib. Jadi untuk melakukannya lelaki harus memiliki pertimbangan yang sangat matang dan tujuan yang jelas untuk apa dia berpoligami. Jangan sampai untuk melakukan yang boleh malah menelantarkan yang wajib.

Yang ke dua :
aa’ pernah mendengar seorang ulama mengatakan :

"Poligami boleh dilakukan apabila tidak mengganggu kesakinahan keluarga yang ada, seandainya akan menganggu kesakinahan keluarga yang ada lebih baik poligami tidak dilakukan"

dan aa’ sangat setuju dengan pendapat ulama tersebut. Karna bagaimana mungkin seorang lelaki yang konon memiliki niat mulia dalam berpoligami malah yang terjadi adalah suatu kehancuran dan keretakan pada keluarga sebelumnya, bukankah niat mulianya menjadi tidak ada nilainya?
Begitu  banyak Ulama yang secara lantang membela aturan poligami, tetapi beliau-beliau ini tidak melakukannya, mengapa? bukan karna mereka takut kehilangan jama’ah atau takut dengan istri-istrinya tetapi mereka memiliki pertimbangan yang begitu luas dan matang.

Yang ke tiga :
Terkadang aa’ miris disaat mendengar dengan mudahnya alasan lelaki berpoligami untuk mengikuti sunnah nabi, sementara mereka tidak total dalam melakukannya. Mereka hanya mengikut sunnah dari sisi jumlah, sementara kualitas pernikahannya mereka telantarkan. Disinilah letak mengapa banyak orang yang menghinakan poligami, padahal aturan ini tidak mungkin ada seandainya tidak ada kemuliaan didalamnya.

Yang ke empat :
Disaat kita tersayat pisau dan terluka, siapakah yang salah? Pisaukah? atau justru orang yang memegang pisau itu yang harus dipersalahkan.
Begitu juga poligami, aa’ yakin aturan ini memiliki kemuliaan tetapi orang-orang yang melakukan tanpa pertimbangan yang matang lah yang menjadikan aturan ini begitu dicibir dan dihinakan.

Istriku, ini hanya pendapat pribadi aa’ dengan semua kebodohan yang aa’ miliki.

Poesing System Ver.01.11.07

February 12, 2007

Minggu pagi disaat tiduran didepan tivi,…

"De, maaf dapurnya ada yang bocor ga?" Pak Slamet yang tiba-tiba dah di depan pintu mengagetkanku.
"Wah klo dapur ga ada pak. Cma buangan air dri atas ada bocor sdikit"Jawabku dengan sdkiti bingung dari maksud pertanyaannya. (Kirain basa-basi untuk mempererat silaturahmi…hehehe)
"Nggak, soalnya dapur bapak bocor, kayaknya dari saluran air dri sini."Pak Slamet melanjutkan obrolan pagi yang mengagetkan itu
"!@#$% ??"Bingungnya aku. (maksudnya???)
"Jadi gini de, dri dlu jalur air rumah ade itu masuk ke bagian rumah bapak."Kata Pak Slamet.
"!@#$$% ??"Tambah bingung deh. (Cing Swear)
"Bsa ikut sebentar??"Kata Pak Slamet lagi.
"Boleh, pak."Jawabku singkat.

Waduh badan srasa lemas, bagaimana tidak? jalur air yang merupakan salah satu faktor terpenting dalam sebuah rumah ternyata mengambil bagian rumah tetangga. Dan sdikit dialog "hangat" pun terjadi di antara kami.

"Jadi gini, de. Mungkin pompa nya dimatikan dlu sbentar. bapak akan coba lem dlu jalur yang bocornya"Pinta pak Slamet.
"Boleh pak. Klo begitu sya permisi dlu"Jawabku. 

Pikiran melayang seakan-aan bertanya…

Bagaimana seh cara berpikir pemilik rumah dlu yang membiarkan si tukang mengambil lahan tetangga untuk jalur air?
Bagaimana mungkin jalur air permanen bsa nonjol di rumah tetangga… walaupun hanya 20 centi?

Pagi Jam 0600 :

"Assalamu’alaikum…."salamku pada tetanga
"Wa’alaikum salam. Ada apa de…"Jawab si ibu
"Gmana, bu. masih bocor?"Tanyaku
"Masih, kayaknya bukan dri pipa atasnya tapi dari jalur dalam tembok"si ibu menjawab sambil menerangkan kmungkinan jalur bocoran air
"Maaf, bu. Untuk sementara sya minta izin untuk menyalakan pompa 2 hari sekali"pintaku (Cukup ga Yah)
"Ga papa."Jawabnya singkat.
"Dan sya minta waktu untuk membuat jalur air yang bru Bu?"
"Iya, ga papa. Ibu juga ngerti kok. Cma ibu takut tembok ibu jadi rusak klo lama kena air"

"Iya bu,… permisi dlu bu. Assalamu’alaikum"
"Wa’alaikum salam" 

Akhirnya:

"Neng, kapan yah psangonnya dibagiin?"

Semoga Pihak Berwenang Membaca Posting an ini emoticon

Birokrasi Gila

February 7, 2007

Berita Pagi "DBD merenggut nyawa seorang anak lagi, Hal ini karena kelambanan pihak rumah sakit untuk menangani korban dikarenakan ketidak lengkapan surat admisnistrasi. Sang ayah sudah mencoba melengkapi surat menyurat tersebut tetapi berhubung pada waktu itu lagi libur akhir pekan surat pun tak kunjung bisa diselesaikan. Sang ayah bolak balik ke rumah sakit tetapi pihak rumah sakit "keukeuh" dengan suratnya itu. Dan sang ayah pun putus asa dan menyerah dan tidak lagi membawa sang anak kerumah sakit lagi…. "

Gila benar birokrasi di negeri ini, untuk berobat saja  surat administrasinya pun harus dimuka walaupun sang pasien membutuhkan perawatan segera di hari libur pula, entahlah mungkin pengurus administrasi rumah sakit tersebut tidak sekolah atau sedang bermimpi sehingga tidak tahu klo sabtu minggu pemerintahan sedang libur,.. entahah??. Apakah Rumah Sakit itu hanya oknum? ataukah memang di negeri yang ramah ini birokrasi gila ini sudah menjadi biasa?
Sungguh kontras seandainya kita melihat Visi dan Misi rumah sakit yang katanya… Pelayanan, Kemanusiaan??? Mungkin maksudnya melayani yang berduit dan memanusiakan yang berada…. Orang Miskin STOP!!! Orang Miskin dilarang Sakit!!!
Salahkah si ayah yang menyerah??? mungkin si ayah berpikir… Di negeri ini Orang Miskin Dilarang Sakit!!!

Satu kasus dengan kasus diatas, Jum’at kemarin  ketika sedang mengurus surat pindah dengan istri datanglah seorang ibu dengan mata yang lembab meminta surat miskin untuk pengobatan rumah sakit, sang ibu pun mengiba ke petugas kecamatan meminta tanda tangan kecamatan, belum juga si ibu selesai menjelaskan permasalahannya Eh sang petugas yang cantik itu, yang sekilas tampak berpendidikan menghadapi si ibu dengan kaki berlipat ke atas dan cukup dengan bilang "Tidak bisa bu, petugasnya lgi survei ke lapangan" dan sang petugas pun melanjutkan obrolan paginya dengan teman sejawatnya… hmmmm. si ibu menjelaskan tanpa diminta petugas klo keluarga sudah banyak yang kena DBD dan pihak rumah sakit tidak memberikan obat karena tidak ada surat dari kecamatan. dan petugas cantik pun masih asyik dengan obrolan paginya, Untunglah seorang pensiunan kecamatan tersebut memaksa si petugas itu untuk menyegerakan surat yang diminta si ibu…. dengan sdikit manyun petugas pun menyiapkannya dan si ibu menunggu dengan berurai air mata.

Hebat, benar-benar hebat petugas pemerintahan yang harusnya memiliki basic pelayanan, yang seharusnya menanyakan dlu permasalahan si ibu, yang seharusnya mendengarkan dlu keluhan si ibu… langsung bilang "tidak bisa" ketika si ibu meminta tanda tangan untuk sebuah surat, Mungkin petugas berwenang lgi tidak ditempat tetapi bukannya petugas tersebut menanyakan dlu permsalahannya?? sehingga ketika permasalahannya itu begitu berat bisa dicarikan solusi yang terbaik dan tentu saja cepat. Sejauh manakah survey petugas berwenang??? klo masih dalam satu kecamatan si ibu pasti mau mengejarnya… ingat ini era komunikasi canggih, msa seh ga punya handphone??? msa untuk permsalahan yang begitu mendesak tidak bsa meluangkan waktu????

Seribu tanya, sejuta tanya,…. dan jawabannya inilah negeri kita tercinta yang terbiasa dengan birokrasi gilanya.

nb: cma uneg-uneg seminggu yang lalu yang dibangkitkan lgi karna kematian sang anak. 

Pria Bertato Itu…

February 5, 2007

Ciwalk menjelang magrib, seperti biasa tiap tgl muda ampir stiap bulannya si neng slalu mengajak blanja bulanan ke Griya Ciwalk. Mungkin klo sekedar belanja bulanan bsa saja dtempat lain dan lbh dekat tp "suasana" lah yang menjadikan Ciwalk slalu menjadi tujuan si neng untuk blanja bulanan. Melewati JCo Donuts, Melewati Platinum Resto, Melewati BasMal Karapitan….hmmm nyam nyam tp sayang sekedar melewati saja ya memang sekedar melewati  hanya cukup merasakan harumnya saja karna trus-trusan terngiang kata-kata si neng… HEMAT HEMAT HEMAT.

Selintas ABG berjalan mendekat dan terdengarlah cletukan "ada TORA SUDIRO di samping, mo photo bersamana ga?",… "hmmmm, Tora. ach ngapain liat Tora??" gumamku waktu itu.
Dan  tanpa berpikir panjang aku dan si neng langsung menuju Griya, dan pilih-pilih semua barang kebutuhan buat bulan ini… aku liat sih catatan si neng begitu banyaknya tapi sayang yang kebeli cuma sebagiannya dan seperti biasa HEMAT HEMAT HEMAT menjadi 3 kata mutiara kami berdua "3 H".

Kluarlah kami dari Griya, "hmmm, apa itu? kok banyak ce yang photo pke HP??" oooch ternyata ce itu sedang mengejar co bertato. yup Tora yang memang pada hari itu akan Launching dan nonton bareng D’Bijis pelem terbaru dia sedang dkrubuti ce-ce penggemar sang idola. Selintas terpikir buat mengabadikan "Sang Idola" lumayan kan si neng bsa berbangga ketemen-temens nya di kantor… pikirku waktu itu. Sambil menunggu HP si neng yang tak kunjung bsa dikluarin dri tas nya.. Aku pun "mengawasi Tora" dengan seksama. Aku liat dan trus liatin dia kemudian dia "menatapku" (Wualah gubrag)… tapi dia kembali ke "pelukan" ce-ce yang mengrubuti dia tapi sambil menunggu HP si neng yang entah dsimpen dmana di tas aku liatin dia truss… sampe dia "menatap" ku kembali dan mengangguk sambil tersenyum ke arahku… GUBRAG sayang sang idola yang ada saat itu seorang co… mungkin klo ce lsg aku kejar… ups. (Punteun neng ach, Heureuy)…

Yang Teristimewa dari yang Tercinta

January 29, 2007

Rutinitas sabtu yang biasanya abis sholat shubuh langsung "terlelap" kembali, rasanya sekarang tidak bisa dilakukan. Mata msh sepet, karna smalem terlalu "banyak" tidur (hehehe buka kurang tidur ini mah) tapi tetap harus melek dan bangkit dari empuknya tempat tidur yang slalu menemani mimpi-mimpi indah ciee padahal smalem abis mimpi buruk…. hehehehe.

Setelah bermain dengan debu dan kotoran (tidak takut… karna pke Lifebouy) serta membereskan barang-barang yang tidak dipakai di lantai 2.. wehh gaya neh rumahnya lantai 2 boo emoticon  maksudnya tempat jemur pakaian githu loh, suara nyanyian perut mulai terdengar bersahutan seakan-akan  tak bisa lgi berkompromi hmmm istriku dah slesai blom yah masaknya… hehehehe.

Pengen cepet-cepet neh merasakan masakan si neng tanpa "jerit-jerit", loh kok jerit-jerit.. ya iyalah biasanya klo si neng masak pasti deh jerit ini dan itu minta tolong ma mamah yang akhirnya mamah juga yang masak. Masak apa yah si neng di masakan pertamanya…. hmmm nyam nyam. Sebenarnya bukan masakan pertama seh…. pernah juga si neng masak "Cream Soup" waduh dari yang biasanya makan pke sambel trus makan cream soup asa araraneh hehehe… bukan masakannya loh yang aneh tp lidah kampung ku kali yah….

Hmm ternyata masakan pertamanya tumis sawi, tahu dan di meriahkan dengan sosis trus ditemenin tahu goreng dan sosis goreng hehehe… maklum ayam tak kunjung berkokok di bulan tua, trus gmana neh rasanya???
hmmm, boleh jujur ga neng?? Jangan marah yah,.. ini kan demi kebaikan neng jga, biar neng ga terjerumus… naon deuih huhahahaha. masakannya enak tapi ada kurangnya, bumbunya kurang "nendang", neng.. seharusnya tumisnya ada kuahnya sdikit jadi ntar kuahnya bsa buat "ngebanjur" nasinya biar sdikit brasa trus ada yang kurang… ga ada sambel dan peuteuy hehehe…

Tapi salut deh buat neng, yang mau berusaha masak walau duit lgi cekak…. tp ga ngutang ke warung sbelah kan neng??? jangan ya neng, aa malu msa bru pindahan dah ngutang…
Skali lgi buat masakannya… aa anggap ini yang teristimewa dari yang tercinta. Eits, Tapi ingat nanti masakannya harus enak yah…. hehehehe 

Ingin Ku Ulang Hari, Ingin Ku Perbaiki,…

January 23, 2007

Ingin Ku Ulang Hari, Ingin Ku perbaiki,…

Salah satu baris lirik lagunya Agnes. Sedikit membuat saya berpikir, merenung dan berharap seandainya disetiap saat kita bisa kembali ke waktu dimana kita melakukan kesalahan dan memperbaiki kesalahan itu  mungkin entah berapa ribu kali aku harus kembali memutar waktu untuk memperbaiki semua kesalahan yang kuperbuat. Bukan hanya satu dua kali kesalahan itu diperbuat tapi sering…. sering bangets mungkin ratusan kali atau bahkan ribuan kali hanya dalam kurun waktu setaun perikahanku dengan si neng.

Entah berapa kali aku menyakiti hati…
Entah mengapa aku membuatnya menangis,..
Dan entah mengapa disaat emosi tak terkendali,
Selalu terucap kata-kata yang menyakiti, sengaja atau tidak tapi itu telah terjadi,
Terkadang hati berteriak "Ingin Ku Ulang Hari, Ingin Ku perbaiki"…
Tapi itu hanya ada dalam mimpi karena semua waktu yang tlah ku sia-siakan untuk menyakiti tak kan pernah kembali.

Dibalik semua itu, selalu ada magic word yang selalu bisa mendekatkan kami kembali "Kata Maaf", Maaf selalu terucap dan terucap lagi walau terkadang ada sedikit pertanyaan kenapa aku yang harus mengucapkannya, apakah semua kesalahan ada padaku tapi magic word itu selalu membuat kami bisa tersenyum kembali, bersenda gurau kembali dan mengisi hari dengan tawa.

Introspeksi, hmm walaupun selalu melakukannya tapi terkadang emosi terlalu tinggi hingga diri tak terkontrol lagi.
Apa aku tidak dewasa? karna terkadang bijak tak ada dalam diri.
Apa aku kurang ilmu? karna sudah lama tak "belajar" lagi??
Seribu pertanyaan seakan menanti jawaban… adakah jawaban itu.

Walau "Ingin Ku Ulang Hari dan Ingin Ku perbaiki" tapi itu hanyalah sebuah harapan, karena waktu yang tersia-siakan tak akan pernah kembali…

New year, New Home n’ New Hope

January 22, 2007

Sabtu, 1 Muharram 1428 H atau bertepatan dengan tanggal 20 Januari 2007 akhirnya kami menempati "Rumah Baru". Rumah yang kecil nan mungil tetapi untuk ditempati kami berdua rasanya masih terbilang lumayan luas.

Alhamdulillah,…
Mungkin hanya itu yang bisa terucapkan sebagai rasa syukur kami ke Hadirat Allah SWT, sebagai rasa bahagia kami… akhirnya kami bisa mandiri setidaknya kami bisa masak sendiri walaupun hanya masak mie rebus dan telor ceplok.. hehehehe tapi Insya Allah kedepannya akan kami coba masak yang lebih spesial baik untuk kami berdua, kerabat atau sobat-sobat spesial kami… so jangan ragu untuk berkunjung yah…

Terima Kasih,
Ya hanya ucapan terima kasih yang bisa kami berikan untuk orang tua tercinta, yang telah menjadi jalan terwujudnya mimpi kami untuk memiliki rumah sendiri. Bukannya memberi malahan kami masih ada permintaan dan akan selalu meminta, ya kami akan selalu minta do’a, do’a kan kami agar selalu berada di jalan -Nya, mampu menjadikan keluarga yang kami bina menjadi keluarga yang Sakinah, Mawaddah Wa rahmah dan do’a kan kami agar bisa meredam emosi untuk segala ketersinggungan yang mungkin terjadi diantara kami… do’a kan pula agar kami bisa menyelesaikan semua persoalan yang datang dengan bijak dan dalam ridho -Nya.

Akhirnya kami pun tersenyum walaupun sedikit sepi tapi ini rumah kami, surga dunia kami…
Neng, 50 Rebu seminggu kedepan cukup nggga buat masak? heheheh…. ya tersenyum sajalah ya neng.

Sekilas Rumah Kami…
Alamat:

Komp. Tani Mulya Indah
Jl. Botani I Dalam No. 5
Desa Tani Mulya - Kecamatan Ngamprah
Kabupaten Bandung (Insya Allah sebentar lagi menjadi Kabupaten Bandung Barat) 

Depan :
Cat Tembok Orange, Kayu Fulitur, Teralis Besi hijau Msh cat lama euy…

Dalam :
Ruang Tamu (Orange & Salem), Ruang Tengah (Kuning), Ruang Makan (Kuning), Dapur (Pink & Jingga)

Picture :Klik Disini

 

Ramalan…

January 17, 2007

Kamu percaya ramalan? pertanyaan yang spontan aku jawab "TIDAK"
Kalo ramalan cuaca gmana? Aku pun berkilah. "Loh klo ramalan cuaca merupakan prediksi berdasarkan sebab akibat dan berdasarkan keilmuan".

Itu merupakan selintas obrolan ringan dengan seorang teman kemarin, hmm teman itu hanya menganggap seandainya dia diramal, ramalan tersebut hanyalah sebuah target. Menurut dia ramalan boleh dipercaya dan boleh tidak tetapi tidak boleh dipercaya 100%, klo kebenarannya 100% itu bukan ramalan tapi realita yang sesungguhnya. hmmm… jujur saja aku sedikit pusing dengan penjelasannya temanku itu.

Kenapa aku pusing, karena aku berpikir klo ramalan itu berbentuk "penerawangan" secara gaib tentang apa yang akan terjadi sama diri kita hal ini tentu saja TIDAK DIBENARKAN dalam Islam baik ramalan itu benar adanya ataupun salah karena yang tidak dibolehkan bukan hasil benar tidaknya ramalan itu tetapi meminta diramal terlebih lagi mempercayai ramalan itu sendiri, TIDAK BOLEH.

Lalu bagaimana dengan ramalan cuaca?? secara kasat mata ramalan cuaca dengan ramalan penerawangan gaib sangat berbeda jauh, hal ini bisa dilihat ramalan cuaca itu bersandarkan pada peralatan satellit yang bisa melihat cuaca di sekitar, intinya ramalan cuaca adalah hukum sebab akibat berdasarkan keilmuan ilmiah sementara penerawangan menggunakan media yang kita tidak tahu keberadaannya. Tetapi ramalan cuaca pun kebenarannya tidak mutlak karena secanggih apapun peralatan cuaca yang dimiliki BMG seandainya Allah berkehendak lain hasilnya tentu saja akan berbeda.

Kita ambil contoh seorang teknisi motor mengatakan bahwa motor yang kita tunggangi akan rusak sekitar dua bulan lagi dikarenakan kondisi businya sudah berkarat, itu merupakan prediksi atau ramalan?? tetapi hal itu berdasarkan keilmuan dia bahwa busi yang berkarat hanya akan bertahan sekitar dua bulan… tetapi apa pasti dua bulan?? belum tentu juga tetapi hal ini merupakan hal yang dibenarkan sebagai bahan kita untuk bersiap mengganti busi itu biar motor kita tetap bisa digunakan karena secara teoritis busi berkarat memang tidak akan tahan lama.

Lain halnya seandainya ada mbah dukun atau ramalan bintang yang menyatakan bahwa jodoh kita sebentar lagi akan datang atau rizki kita bulan ini lagi sepi oooch iya katanya kita akan naik pangkat hmmm boro-boro naik pangkat kita kan kontraktor.. hehehe, coba tanya pada logika anda dimana dasarnya?

Intinya Ikhtiar dan DO’a insya Allah, Allah akan memberikan yang kita inginkan.
Ramalan?? LEWAAAAATTTTT 

Anda percaya ramalan??? TENTU TIDAK