Berita Hari Ini
Bandung, 14 Maret 2007
Lidah memang tak bertulang, pepatah ini mungkin pas untuk mengambarkan kelancangan dalam berbicara tetapi seandainya kata-kata yang tak senonoh keluar melalui chating??? Entahlah tapi yang pasti seharusnya dalam berbahasa kita memang dituntut untuk berlaku sopan.
Seperti halnya dalam kasus yang baru terjadi, sebut saja ED seorang korban dari kata-kata tak senonoh melalui media chating, Awalnya ED tidak menyangka ketika ada yang nge Buzz ngajak chating karena memang id yang dipakai adalah id dari teman yang biasa berchating ria dengannya. Tapi gaya bahasa yang muncul mulai mencurigakan ED dan tentu saja ED menanyakan identitas yang sebenarnya dari teman chatingnya itu kecurigaan ED semakin meningkat karena teman yang biasa diajak chatingnya itu sudah keluar dari kantornya minggu kemarin. Sampai akhirnya yang berchating dengan ED mengeluarkan kata-kata tak senonoh, ED baru menyadari dengan pasti bahwa yang chating dengannya bukanlah temannya.
Merasa diperlakukan tidak hormat ED kemudian melaporkan kejadian tersebut ke petugas Helpdesk, sebut saja petugas tersebut Shinici Kudo "detective" yang langsung melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut, alhasil Shinici mengetahui pelakunya yang merupakan Mahasiswa PKL dari Kampus terkenal. Dan sang detective langsung mengontak yang bertanggung jawab untuk memperingatkan mahasiswa "kurang ajar" tersebut.
Kasus tersebut diceritakan kembali oleh Shinici ke temannya, wildan-san sesama petugas Helpdesk, yang langsung memancing emosi wildan-san dan kemudian turun langsung untuk menegur tersangka. Dengan muka merah tersangka pun meminta maaf tetapi atas kejadian tersebut alat chatingnya terpaksa di remove agar tidak digunakan kembali untuk berkata tak senonoh..
Case Closed
NB: cik atuh euy, lamun rek chating kotor mah tong didieu…








For those dorama fans who loved











