Voice Recorder

January 31, 2007

Seperti biasa setiap hari rabu pagi, di tempatku bekerja diadakan ritual semacam briefing bagi para pegawai di setiap bagian. Aku sebagai pegawai kontrak tetep diikut sertakan untuk jadi notulen. Awalnya agak sulit soalnya aku kurang menangkap hal-hal yang didiskusikan, untungnya di tempatku ada bapak rekan kerja yang mau mendetailkan hasil catatanku, apalagi sekarang disediakan juga voice recorder.

 

Aku bukan mau ngomongin soal ritual di tempatku itu, tapi soal voice recorder nya..hihihi..Ngomong2 voice recorder, sepertinya aku butuh buat di rumah…untuk apa??ya untuk ngerekam suara laaahhhh…

 

Aku pengen ngerekam apa yang baru saja dan sudah aku ucapin…atau tentang apa yang baru saja dan sudah diucapkan aa’..soalnya suka ‘lucu’ aja gitu suka pa keukeuh2 dengan keyakinan bahwa yang diomongin aku adalah A…sementara aa keukeuh bahwa aku udah ngomong B…

 

Parahnya aku suka lupa dgn kalimat yang aku ucapkan, pdhl baru2 aja diucapin..dan aku suka sok yakin aku benar…[maaf ya a’].. emoticon jadi inget dulu juga suka pa keukeuh2 sama nenek… ya soal apa yang baru or sudah diucapin..entah itu salah tangkap..atau ada satu kata yg hilang dalam kalimat..jadinya salah terima. Saat itu juga terlintas pengen beli voice recorder..hihihihi..

 

Yaa..maaf2 aja..klo suka salah omong..trus suka sok yakin juga…emoticon

 

Tapi aku ngerasa bener ngomongnya… [hihihi..muncul deh sifat keukeuhnya dan merasa selalu benarnya emoticon],bukan berarti aa’ salah kok…

Ohh..voice recorder…,kebeli beli gak yah?!emoticon

 

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://rioto.blogsome.com/2007/01/31/voice-recorder/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.